Free Fire boleh saja menyabet gelar game Esports terfavorit di tahun 2020, kendati demikian tidak ada yang bisa menyangkal kalau PUBG Mobile masih tetap menyandang reputasi sebagai salah satu game battle royale yang paling populer di dunia.

India adalah salah satu negara yang memiliki player base PUBG Mobile terbesar tidak hanya di Asia tapi juga di seluruh dunia. Banyak atlet Esports PUBG Mobile terkenal seperti MORTAL, Jonathan Amaral, dan ScoutOP datang dari negara ini. Karena itu tidak heran jika PUBG Mobile menjadi salah satu game yang paling diidolakan di India.

Tapi sepertinya PUBG Mobile kini memiliki pesaing yang bisa mengancam popularitas dari game tersebut. Setelah dipaksa mundur akibat larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah India, kini para gamers dari negara Taj Mahal mulai mengalihkan perhatian mereka kepada sebuah game yang bernama Fearless And United – Guards. Meskipun PUBG Mobile siap kembali lewat peluncuran PUBG Mobile India, game battle royale tersebut tampaknya harus berusaha keras untuk kembali merebut hati para players.

Apa Itu Fearless And United – Guards?

Fearless And United – Guards, atau yang disingkat dengan FAU-G, adalah game bergenre online multiplayer-action yang dikembangkan oleh nCORE Games. nCORE Games sendiri adalah perusahaan pengembang video game yang bermarkas di Bangalore, India. Meskipun tidak terkenal secara internasional, nCORE Games merupakan salah satu perusahaan pengembang video game yang cukup ternama di India. Slogan mereka adalah merilis “category-defining mobile game” untuk pasar gaming di India.

Lantas apa itu FAU-G? Kendati belum banyak informasi yang diberikan, nCORE Games mengatakan kalau FAU-G adalah game yang mengkombinasikan antara aksi peperangan dengan aspek sejarah India. Skenario yang ada di dalam FAU-G diambil berdasarkan peristiwa yang benar-benar pernah terjadi di sejarah India. Dilansir dari Sportskeeda, nCORE menjelaskan kalau selain untuk menciptakan game mobile yang berkualitas, mereka juga ingin mengedukasi para gamers tentang peristiwa bersejarah yang terjadi di India, terutama tentang pengorbanan para tentara India di medan pertempuran.

Meskipun nCORE Games masih belum merilis trailer gameplay dari FAU-G, game ini disambut dengan penuh antusiasme oleh komunitas gamers di India. FAU-G berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta pre-regis dalam waktu kurang dari 24 jam setelah diluncurkan ke Play Store, memecahkan rekor game dengan jumlah pre-regis terbanyak dalam waktu 24 jam setelah rilis di India. nCORE juga mengumumkan kalau 20% dari keuntungan yang diperoleh FAU-G akan didonasikan untuk Bharat Ke Veer, yayasan penggalang dana di India.

PUBG Mobile di Ban Akibat Sengketa Antara India dan Cina

Secara tertulis pemerintah India menyebutkan kalau alasan PUBG Mobile diban di India adalah karena masalah keamanan privasi. Namun yang sebenarnya terjadi adalah PUBG Mobile, dan lebih dari 200 aplikasi Cina lain diban oleh India sebagai akibat dari perseteruan Lembah Galwan antara India dan Cina.

Perebutan wilayah tersebut memicu agresi militer yang memakan korban jiwa baik dari pihak India maupun Cina. Akibat dari sengketa ini, India memutuskan semua hubungan dan kontrak kerja sama yang mereka miliki dengan Cina. India juga mengeluarkan aturan untuk menghapus sejumlah aplikasi buatan Cina dari Play Store negara mereka dengan alasan “pelanggaran keamanan privasi”.

Untuk tetap dapat memasarkan PUBG Mobile di India, PUBG Mobile kemudian memutuskan hubungan kerja mereka dengan Tencent Games, perusahaan pengembang game asal Cina, dan me-rebranding PUBG Mobile agar dapat menyesuaikan dengan peraturan yang ditentukan oleh pemerintah India. Kendati demikian, pemerintah India masih enggan untuk mencabut larangan terhadap game tersebut dengan alasan “keamanan privasi yang belum meyakinkan”, sehingga mengakibatkan perilisan PUBG Mobile India ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Author

Journalist. Passionate about superhero movies, video games, and technology.

Write A Comment