Jika penyimpanan memori smartphone dan laptop kamu tiba-tiba penuh, mungkin itu terjadi karena telah diisi oleh data cache yang terlalu banyak.

Data cache memakan tempat penyimpanan device kamu karena akan dijadikan sebagai data yang akan digunakan lagi ketika kamu membuka atau website yang sama di lain waktu.

Cache tersebut ada setiap semua device, beberapa diantaranya:

  • Cache aplikasi yang disimpan di memori smartphone dan laptop
  • Cache data website yang disimpan di browser
  • Cache game yang disimpan di memori smartphone dan laptop

Lalu, sebenarnya apa itu cache? Bagaimana penjelasan, cara kerja, manfaat, cara menghapus dan apakah harus dihapus? Di dalam artikel ini, kamu akan mendapatkan semuanya.

Apa itu Cache?

Data cache adalah file, skrip, gambar, dan multimedia lainnya yang disimpan di smartphone dan laptop setelah membuka aplikasi atau mengunjungi website untuk pertama kalinya.

Penyimpanan data ini digunakan agar aplikasi atau website yang telah kamu buka menjadi lebih cepat ketika dibuka untuk kedua kalinya.

Sehingga, cache bisa disebut dengan data yang fungsinya meningkatkan pengalaman pengguna selama menggunakan aplikasi.

Semakin banyak kamu mengoperasikan smartphone dan laptop, semakin banyak juga cache yang disimpan.

Oleh sebab itulah, ketika device sudah bertambah usia dan cache tidak pernah dihapus, memori bisa tiba-tiba penuh hanya karena cache yang sudah menumpuk.

Kurangnya pengetahuan tentang apa itu cache menyebabkan beberapa orang di luar sana sering menyebutnya dengan file sampah.

File yang tidak pernah ada di smartphone dan laptop dalam bentuk foto, video ataupun yang lainnya tapi membuat memori jadi cepat penuh.

Apakah benar cache se-sampah itu? Tentu tidak, mari kita lihat bagaimana cara kerja cache berjalan di smartphone dan laptop kamu.

Bagaimana Cara Kerja Cache?

Cache merupakan data yang bersifat sementara (Time to Live), bisa dihapus manual, punya tanggal kadaluarsa, dan punya masa waktu yang tidak bisa ditentukan.

Saat pemiliknya membuat website atau aplikasi, mereka dapat mengatur masa kadaluarsanya sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Data biasanya di-cache dengan dua cara, melalui browser atau cache memori atau melalui CDN.

  • Browser atau cache memori: Cache memori menyimpan data secara lokal di komputer yang menjalankan aplikasi atau browser
  • CDN: Caching adalah salah satu tugas CDN, yang menyimpan data di lokasi yang terdistribusi secara geografis untuk mengurangi waktu muat, menangani lalu lintas dalam jumlah besar, dan melindungi dari serangan cyber.

Contoh kasus cara kerja cache di TikTok:

  1. Ketika kamu membuka aplikasi TikTok di smartphone dan melakukan Login, Facebook akan memberi pilihan kepada kamu untuk “apakah data login ini akan disimpan?
  2. Ketika disimpan, maka TikTok akan menganggap data login tersebut sebagai cache yang akan disimpan di dalam memori smartphone.
  3. Setelah ada di dalam TikTok, tentu kamu akan menelusuri konten dan scroll-scroll, kan?
  4. Saat kamu berhenti penelusuran konten di TikTok dan menutupnya dengan menekan tombol Home, TikTok akan menyimpan cache berupa “konten terakhir yang kamu lihat”.
  5. Ketika kamu membuka TikTok lagi, maka kamu akan diarahkan ke dalam konten terakhir yang kamu lihat tanpa mengulanginya kembali dari awal. Inilah kerja cache di dalam berbagai device.
  6. Tanpa adanya cache, kamu akan diminta login ulang atau akan diarahkan kembali ke menu utama.

Sekarang kamu coba lakukan pengujian dengan membuka aplikasi baru atau mengunjungi website yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, lalu mengunjungi kembali, dan bandingkan kecepatannya.

Seharusnya, loading kunjungan kedua akan terasa lebih cepat dari sebelumnya.

Pada teknisnya, cache berada di level hirarki kedua paling atas di bawah CPU/Prosesor seperti pada gambar hirarki berikut ini.

apa itu cache - hirarki cpu
  • L1, atau level 1, adalah level utama dari cache yang dibangun dalam microprocessing chip.
  • L2 dan L3, atau level 2 dan 3, adalah level cache sekunder, yang memberi makan L1. Ini lebih lambat dari L1 dengan satuan kecepatan nanodetik.

Memori cache juga menyimpan status. Misalnya, jika kamu menutup aplikasi Twitter dan membukanya kembali 10 menit kemudian, kamu akan dapat menggulir ke bawah dan melihat kiriman yang sebelumnya dimuat. Tanpa cache, semuanya perlu dimuat ulang.

Jadi, penting tidak pentingnya memori cache tergantung kebutuhan kamu. Intinya, cache ada untuk mempermudah kamu dalam mengakses aplikasi dalam beberapa waktu.

Jika menurutmu itu penting, dan memori kamu masih cukup untuk menyimpannya, sangat disarankan untuk tidak menghapusnya.

Begitu juga sebaliknya. Jika menurutmu tidak penting dan justru membuat memori penuh, silahkan hapus dengan berbagai cara menghapus cache berikut ini.

Cara Menghapus Data Cache

Jika kamu ingin mengosongkan ruang memori dan menghapus data cache, berikut ini cara melakukannya sesuai dengan device dan browser yang digunakan.

Note: menghapus cache tidak akan menghapus file yang telah diunduh menggunakan aplikasinya, serta tidak akan menghapus password yang telah disimpan sebelumnya.

Cara Menghapus Cache Aplikasi di Android

Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk membersihkan cache aplikasi di Android:

1. Masuklah ke menu Pengaturan > Kelola Aplikasi > “Pilih Aplikasi”, dalam contoh ini saya akan menghapus cache di aplikasi myIM3.

cara menghapus cache aplikasi di android - langkah pertama

2. Gulir ke bawah, kamu akan menemukan informasi lebih lanjut tentang aplikasi tersebut. Pilih menu Hapus Data > Bersihkan Cache > OK yang tersedia disana.

cara menghapus cache aplikasi di android - langkah kedua

3. Selesai, sekarang ruang memori di dalam memori Android kamu sudah bertambah sejumlah data cache yang tadi telah terhapus.

Cara Menghapus Cache Aplikasi di iPhone

Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk membersihkan cache aplikasi di iPhone:

1. Masuk ke dalam menu Settings > General > iPhone Storage. Pilih salah satu aplikasi. Pada contoh kali ini saya akan menghapus cache yang ada di dalam aplikasi CamScanner.

langkah pertama menghapus cache di iphone

2. Tekan klik pada tombol Offload App.

langkah kedua menghapus cache di iphone

3. Konfirmasi aksi tersebut dengan menekan klik tombol Offload App.

langkah ketiga menghapus cache di iphone

4. Selesai, sekarang ruang memori di dalam memori iPhone kamu sudah bertambah sejumlah data cache yang tadi telah terhapus.

Cara Menghapus Cache di Browser Chrome Melalui Smartphone

Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk membersihkan cache di browser Chrome:

1. Buka browser, masuk ke menu Settings > Privacy and Security > Clear browsing data.

cara menghapus cache di browser hp - langkah pertama

2. Beri tanda checklist pada menu Clear cache images and files. Kemudian klik tombol Clear data.

cara menghapus cache di browser hp - langkah kedua

3. Pilih website yang ingin kamu hapus juga data riwayatnya. Tenang, ini bukan menghapus data login dan file yang sudah kamu download. Jika sudah, klik tombol Clear.

cara menghapus cache di browser hp - langkah ketiga

4. Tunggu hingga prosesnya selesai.

5. Kemudian, kamu akan mendapati cache pada browser tersebut akan berkurang lebih kecil dari 1MB.

Langkah-langkah diatas benar-benar berjalan dan mampu memperluas lagi ruang memori pada device.

Tapi, langkah-langkah diatas tidak bisa selalu menjadi solusi utama ketika memori kamu penuh. Pertimbangkanlah file yang lebih besar untuk dihapus, seperti foto, video, animasi ataupun file lain di device tersebut.

Sebagai solusinya, gunakanlah tempat penyimpanan berbasis cloud di internet menggunakan salah satu aplikasi penyimpanan online seperti Google Drive, Dropbox, iCloud dan yang lainnya.

Apa Jadinya Jika Cache Selalu Dihapus?

Caching data penting karena membantu mempercepat kinerja laptop/smartphone dan meningkatkan efisiensi.

Jika cache membuat memori kamu habis, maka data cache perlu dihapus. Jika tidak membuat memori habis, sangat disarankan untuk tidak menghapusnya berulang kali.

Menghapus cache hanya solusi sementara untuk memperluas ruang memori di dalam smartphone dan PC kamu.

Solusi utama untuk benar-benar memperluas ruang memori melalui penghapusan file foto, dan video yang sebelumnya sudah pernah ada dan menyimpannya di aplikasi penyimpanan online.

Namun, ada kerugian dari data cache. Benar bahwa caching dapat meningkatkan kinerja browser, tetapi juga berisiko membuka informasi rahasia atau sensitif pengguna kepada penjahat dunia maya.

Data cache dapat menyebabkan data otentikasi, riwayat penelusuran, atau token sesi menjadi rentan, terutama jika browser dibiarkan terbuka atau jika pengguna lain memiliki akses ke sana.

Pikirkanlah untuk selalu menanam aplikasi antivirus terbaik di laptop dan smartphone untuk menjaga data privasi kamu selalu tetap dalam kondisi aman.

Kesimpulan: Cache Bukan File Sampah

Itu dia penjelasan mengenai apa itu cache yang perlu kamu ketahui. Sekarang, kamu jadi bisa lebih bijak dalam memutuskan untuk menghapus data cache atau tidak.

Intinya ada pada kebutuhan kamu.

Karena, cache bukanlah file sampah yang hanya mengotori ruang memori kamu. Tapi, cache adalah data yang membuat pengalaman kamu selama menggunakan aplikasi menjadi lebih mudah, cepat dan menyenangkan.

Author

I'm UI/UX Enthusiast who passionate about startup business things

Write A Comment