Flowchart memang sangat membantu bagi beberapa pekerjaan untuk merangkai alur kerja dalam suatu bisnis. Setiap bagian input, proses dan output membuat bagaimana suatu sistem bisa dilihat secara jelas.

Singkatnya:
Flowchart adalah suatu bagan menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program menggunakan beberapa simbol.

Awalnya, flowchart sangat mudah dibuat menggunakan tangan, baik di kertas maupun papan tulis. Tapi, ketika kamu mempresentasikannya, flowchart tersebut harus sudah dirangkai dengan lebih jelas.

Inilah fungsi dari aplikasi pembuatan flowchart yang sudah ada banyak sekali di internet. Apa saja aplikasi tersebut? Mari simak yang terbaik dari yang terbaik berikut ini.

1. Microsoft Visio

Aplikasi flowchart pertama yang paling powerfull dan banyak dikenal oleh semua orang adalah Microsoft Visio.

Aplikasi ini terpasang secara otomatis dalam satu paket Microsoft Office yang diinstal baik di MacOS maupun Windows. Bahkan, paket inilah yang membuat Visio semakin dikenal banyak orang.

Siapa disini nggak install Office di laptop? Hampir semuanya pasti install.

Bahkan, Visio ini mampu mengkoneksikan data kamu ke dalam bagan flowchart-nya secara real time, serta berkolaborasi dengan anggota tim lainnya untuk mengerjakan flowchart secara bersamaan.

Sayangnya, untuk siapapun yang baru pertama kali menggunakan Visio pasti akan merasa bingung dan kurang bisa memahami dengan masing-masing fungsi di dalam menu yang tersedia.

Hal tersebut wajar karena Visio sendiri (menurut saya) tampilannya kurang ramah bagi pengguna baru.

2. Draw.io

Aplikasi membuat flowchart yang kedua adalah Draw.io. Aplikasi ini bisa digunakan secara gratis melalui peramban (browser) dan koneksi internet.

Di sana, kamu bisa melihat berbagai macam simbol pembuatan flowchart yang sangat lengkap dan mudah digunakan. Semudah drag & drop layaknya menggunakan Photoshop.

Kekurangan dari Draw.io nggak bisa berkolaborasi dengan anggota tim lainnya secara real-time. Jadi, kamu harus menyimpannya terlebih dahulu dalam format .xml kemudian mengirimkannya kepada temanmu untuk dilanjutkan.

Untungnya, Draw.io bisa langsung dikoneksikan dengan Google Drive yang cukup membantu perihal pembagian data secara bersamaan bersama anggota tim lainnya.

3. Visme

Kekinian, gratis dan nggak membosankan. Inilah aplikasi pembuatan flowchart yang ketiga, Visme. Sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Easy WebContent, Inc.

Menggunakan Visme, kamu bisa membuat flowchart dengan tampilan yang kekinian dan nggak membosankan. Bahkan, beragam variasi template juga mereka sediakan untuk membantu kamu membuat flowchart lebih cepat dari biasanya.

Sayangnya, Visme bukanlah aplikasi flowchart yang sepenuhnya gratis. Artinya, kamu harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan semua simbol dan widgets dan membuang batasan jumlah proyek dan limitasi besarnya file proyek yang sedang kamu kerjakan.

4. Gliffy Diagram

Tampil persis seperti Visio, Gliffy Diagram membuat kamu bisa menggunakannya untuk membuat flowchart bisnis, alur kerja sebuah aplikasi serta yang lainnya.

Gliffy sendiri bisa dijalankan secara online melalui browser maupun aplikasi dekstop.

Di dalam Gliffy, kamu nggak hanya akan menemukan simbol flowchart yang membosankan. Di sini, kamu akan menemukan berbagai icon yang eye-catching dan mempermudah proses pembacaan alur kerja, terutama dari pihak yang bukan pembuatnya.

5. Edge Diagrammer

Ingin menggunakan aplikasi membuat flowchart yang powerfull dan compact? Edge Diagrammer bisa menjadi pilihan favorit kamu.

Edge dijalankan melalui aplikasi dekstop yang hanya dapat berjalan di dalam Windows. Mohon maaf ya, pengguna MacOS nggak bisa pakai Edge Diagrammer. Tenang, MacOS bisa pakai aplikasi lain yang di atas.

Tapi, untuk bisa menggunakan Edge secara leluasa dan penuh, kamu harus membelinya terlebih dahulu seharga $149 untuk satu kali pembelian license.

Bagaimana, mau pakai Edge yang berbayar atau aplikasi flowchart yang lainnya?

Itu dia 5 aplikasi pembuatan flowchart yang paling populer dan sering digunakan oleh para pelaku bisnis dan proyek manager. Masing-masing dari aplikasi tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang nggak bisa kamu tawar.

Sekedar untuk mengingatkan buat kamu yang baru saja belajar membuat flowchart bahwa membuat flowchart harus berdasarkan aturan simbol standar yang sudah dipatuhi di semua negara.

Simbol-simbol di bawah ini menunjukkan fungsi dan kegunaannya.

simbol simbol flowchart

Ada aplikasi membuat flowchart lain yang kamu rekomendasikan? Mari diskusi di kolom komentar.

Author

I'm UI/UX Enthusiast who passionate about startup business things

Write A Comment