Untuk siapakah produk Anda dibuat? Siapakah orang yang Anda targetkan setiap kali menjalankan campaign?

2 pertanyaan itu akan sangat mudah dijawab apabila kita sudah merancang buyer persona, tools yang direkomendasikan untuk selalu digunakan setiap pemilik bisnis sebelum produk dibuat dan sebelum campaign dijalankan.

Jika Anda sudah lama di dunia product marketing dan bisnis online, mungkin Anda sering mendengar apa itu buyer persona dan Anda kesini hanya ingin mengetahui bagaimana cara membuatnya. Silahkan langsung menuju ke bagian cara membuatnya.

Saya akan membahasnya mulai dari awal supaya kita mengetahui dengan jelas apa yang sebenarnya kita buat dan seberapa pentingnya ini.

Apa yang Dimaksud Buyer Persona?

Buyer persona adalah karakter semi-fiktif yang dibuat berdasarkan hasil research dengan tujuan untuk mempermudah bisnis kita mengenali siapa target market yang dituju secara spesifik.

Buyer persona akan membantu semua bagian tim dari bisnis kita, mulai dari membantu penyusunan strategi marketing, membuat desain aplikasi, rancangan struktur website, content marketing, closing tim sales dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pada akhirnya, meskipun bukan karakter nyata, buyer persona harus mampu mendeskripsikan karakter paling berpotensial menjadi pelanggan kita atau setia menggunakan produk kita.

Tidak seperti dalam cara menentukan target market yang memberikan kita deskripsi tentang sekelompok orang (dalam jumlah besar) yang berpotensi menjadi pelanggan.

Buyer hanya mendeskripsikan individu lengkap dengan detail informasi pribadi, tingkah laku, gaya hidup, kebiasaan berbelanja, tujuan hidup dan lainnya seperti di bawah ini.

contoh buyer persona

Sudah umum bila dalam satu bisnis bisa memiliki lebih dari 1 buyer persona, biasanya hal ini dipengaruhi dari perbedaan fitur dalam produk atau end-user produk tersebut membutuhkan persetujuan pihak lain dalam melakukan pembelian.

Download Template Buyer Persona

Akses template gratis versi Excel, PSD dan PowerPoint

Dengan mengisi form, Anda juga setuju untuk berlanggan weekly newsletter gratis yang bisa Anda unsubscribe kapanpun. Kami menjamin data email dan nama Anda selalu aman

Apa Tujuan Membuat Buyer Persona?

Dilihat dari deskripsi dan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan beberapa tujuan yang bisa dicapai jika menyelesaikan pembuatan buyer persona, antara lain:

  1. Product development bisa menggunakan buyer persona saat membangun product roadmaps. Buyer persona akan membantu kita mengidentifikasi dan memprioritaskan perubahan pada penawaran kita berdasarkan apa yang paling dibutuhkan pelanggan kita.
  2. Saat kita mencoba terhubung dengan semua orang, konten kita akan terlihat samar, lemah dan mainstream. Konten yang dibuat untuk persona pembeli tunggal akan jauh lebih kuat, lebih bertarget dan lebih efektif.
  3. Buyer persona membantu tim sales mengidentifikasi karakter calon pelanggan sebelum bertemu, membuat tim sales lebih siap menghadapi pertanyaan atau keluhan dari calon pelanggan.
  4. Membantu kita dalam menentukan value proposition dan unique selling proposition (USP) yang lebih tepat dan lebih tajam.
  5. Deskripsi rinci di dalam buyer persona membantu tim konten dan marketing mengenal pelanggan mereka. Keitka mereka mengetahui lebih rinci masalah dan perspektif dari sudut pandang pelanggan mereka, mereka bisa membuat konten yang lebih relate, personal dan bermanfaat.
  6. Konten yang ditargetkan menarik users yang tepat. Saat konten kita berbicara langsung kepada orang yang ingin kita jangkau, kita menyingkirkan users yang tidak cocok untuk pesan atau penawaran kita. Tentunya ini akan memperbesar conversion rate dari users menjadi pelanggan.

Download Template Buyer Persona

Akses template gratis versi Excel, PSD dan PowerPoint

Dengan mengisi form, Anda juga setuju untuk berlanggan weekly newsletter gratis yang bisa Anda unsubscribe kapanpun. Kami menjamin data email dan nama Anda selalu aman

Bagaimana Cara Membuat Buyer Persona?

Buyer persona ya seperti itu, templatenya seperti yang saya tawarkan melalui form di atas. Download templatenya sekarang, dan kita akan lanjutkan pembahasan bagaimana cara mengisi kolom-kolom kosong yang ada di sana.

1. Melalui Insight dari Tools yang Kita Gunakan

Cara pertama dilakukan jika sebelumnya produk kita sudah dirilis ke pasar dan sudah mendapatkan insight yang cukup untuk membuat perbaikan produk.

Beberapa tools yang bisa kita manfaatkan antara lain Facebook Business Suite, Google Analytics, Twitter Analytics, MailChimp. Punya, kan?

Dari keempat tools ini, kita akan menemukan insight berupa demographics, interest, lifestyle, behaviour dan yang lainnya.

demographics di ga4

Insight dari 4 tools ini membantu apabila setidaknya datanya mencukupi. Tidak ada standar berapa minimal data yang sudah dikumpulkan oleh ketiga tools ini. Tapi, Anda harus yakin bahwa data yang akan digunakan sudah bisa mewakili semuanya sebagai sample data.

Sayang sekali jika Anda tidak punya satupun dari 4 tools di atas. Nanti kalau produk Anda sudah jalan lagi, jangan lupa integrasikan 4 tools ini, ya.

2. Rancang Buyer Persona dengan Mewawancarai Seseorang

Bisnis yang baru berjalan dan belum punya basis data pelanggan akan lebih sulit menciptakan buyer persona. Oleh karenanya, dibutuhkan seseorang yang bisa membantu.

Orang ini harus memiliki ketertarikan dengan produk yang akan kita pasarkan, tapi tidak boleh dari tim internal.

Dengan mewawancarai orang yang belum memahami produk dan brand kita sepenuhnya, akan membuat mereka jauh lebih jujur dengan setiap pertanyaan.

Bila sekiranya diperlukan, kita bisa menggunakan website pihak ketiga yang menyediakan survey, seperti YouGov Indonesia dan Jakpat.

3. Kumpulkan Ide dari Tim Sales

Selain kita, sebagai pemilik produk, tim sales merupakan tim yang paling dekat hubungannya dengan pelanggan.

Mereka akan tahu pertanyaan apa yang sering diajukan, masalah apa yang paling sering dihadapi, dan teknik closing seperti apa yang paling tepat. Maka, berkolaborasi dengan mereka merupakan kolaborasi yang tepat dalam membuat buyer persona.

Meski membuat buyer persona tidak mudah, tapi ini merupakan langkah awal yang baik dan investasi yang bagus untuk jangka panjang. Bisa dipastikan akan membantu produk dan campaign yang akan Anda jalankan di masa depan menghasilkan buah yang manis.

Download Template Buyer Persona

Akses template gratis versi Excel, PSD dan PowerPoint

Dengan mengisi form, Anda juga setuju untuk berlanggan weekly newsletter gratis yang bisa Anda unsubscribe kapanpun. Kami menjamin data email dan nama Anda selalu aman

Author

I'm UI/UX Enthusiast who passionate about startup business things

Write A Comment