Pada pendanaan seri E yang berakhir pada Senin, 27 September 2021 lalu, Ninja Van, sebagai perusahaan logistik berbasis teknologi akhirnya mendapatkan pendanaan sebesar USD 578 juta atau sekitar Rp8,7 triliun (kurs $ = Rp14.301) dari sejumlah investor besar, salah satunya Alibaba Group.

Mengutip dari laman resminya, dana dari putaran investasi ini akan dialokasikan untuk infrastruktur dan sistem teknologi yang akan mendukung struktur biaya jangka panjang yang berkelanjutan, serta kualitas dan konsistensi operasional.

Selain itu, dana investasi ini juga akan diinvestasikan dalam rangkaian solusi rantai pasokan mikro demi membantu bisnis Asia Tenggara mengoptimalkan peluang e-commerce, termasuk di Indonesia dengan Ninja Xpress-nya.

“Kualitas investor yang bergabung dengan kami dalam putaran investasi ini adalah sinyal yang jelas bahwa pasar mengakui peluang yang muncul untuk logistik e-commerce di Asia Tenggara dan bagaimana sebagai pemain yang sudah mapan di kawasan ini, Ninja Van diposisikan untuk mengambil peran sentral. dalam memenuhi tuntutan perubahan bisnis dan konsumen,” kata Mr. Lai Chang Wen, Co-founder dan Chief Executive Officer (CEO) Ninja Van Group.

Semua total pendanaan ini tergabung juga dari partisipasi beberapa investor yang sebelumnya sudah pernah memberikan dana investasi kepada Ninja Van, seperti Geopost/DPDgroup, B Capital Group, Monk’s Hill Ventures dan Zamrud.

Mereka adalah beberapa investor yang pernah berpartisipasi dalam pendanaan seri D sebesar USD 279 juta atau sekitar Rp4,2 triliun pada Mei 2020 lalu.

“Kami telah bekerja sama dengan Ninja Van selama beberapa tahun, dan kami sangat bangga dapat mendukung perkembangan mereka yang luar biasa. Dengan memimpin penggalangan dana baru ini, kami memperkuat ambisi kami di pasar geografis utama ini dan menegaskan kembali kepercayaan kami pada tim manajemen perusahaan. Transaksi ini merupakan tonggak baru dalam penerapan strategi Together & Beyond kami yang diluncurkan Maret lalu, yang bertujuan untuk mempercepat di pasar baru seperti Asia Tenggara,” komentar Boris Winkelmann, Ketua dan CEO GeoPost/DPDgroup seperti yang dikutip dari laman resminya.

Kenny Ho, Kepala Investasi Asia Tenggara Alibaba Group mempercayai kemitraan dengan Ninja Van akan menjadi jalan bersama untuk melayani ekosistem e-commerce lebih baik lagi.

Hingga saat ini, Ninja Van mengklaim sudah melayani 2 juta paket setiap hari di berbagai negara operasional mereka, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam dan Filipina.

Author

Media tempat dimana ide ditemukan, terbentuk, tercipta dan memicu percakapan yang saling bermanfaat.

Write A Comment